Mungkinkah Lombard menjadi raja arus kas BTCFi berikutnya? Di dunia kripto, USDT / USDC mendefinisikan titik awal stablecoin. Di pasar modal Bitcoin, Lombard kemungkinan akan mengikuti jalur yang sama. Tetapi banyak orang yang terbiasa mengklasifikasikan Lombard sebagai protokol LST, tetapi esensinya lebih dekat dengan penerbit. ▰▰▰▰▰ Kesamaan dalam model bisnis Logika Lombard hampir identik dengan Tether/Circle: ※ Tether/USDC: Pengguna menyetor dolar AS → menerbitkan USDT/USDC → menginvestasikan dolar AS yang mendasarinya dalam obligasi AS untuk mendapatkan bunga. ※ Lombard: Pengguna menyetor BTC → menerbitkan LBTC → menginvestasikan BTC di Babylon, Vault, dan strategi perdagangan Basis untuk mendapatkan bunga ▰▰▰▰▰ Perbedaan utama ※ Tether/Circle: Penghasilan adalah milik perusahaan, dan pengguna hanya memiliki hak untuk menggunakannya ※ Lombard: Pendapatan terutama milik pengguna, dan protokol hanya membutuhkan sedikit biaya Ini mungkin tampak seperti detail, tetapi ini adalah perbedaan mendasar antara Web2 dan Web3. Yang pertama adalah logika pendapatan platform, dan yang terakhir adalah logika pendapatan protokol. ▰▰▰▰▰ Mengapa itu penting? Tether/Cirlce saat ini, mengandalkan imbal hasil Treasury AS 3–5%, telah menjadi raja arus kas di pasar kripto dengan laba tahunan miliaran dolar. Lombard juga mereplikasi model ini, tetapi dengan target Bitcoin: melalui staking dan strategi, targetnya adalah 1-5%+. Perbedaannya adalah tidak menghasilkan uang bagi pengguna, tetapi memungkinkan pengguna untuk mengambil bagian dari pendapatan ini sendiri. Ini berarti bahwa Lombard tidak hanya mereplikasi logika arus kas Tether/Circle, tetapi juga mengisi kesenjangan dalam nilai bersama pengguna dalam semangat Web3. ▰▰▰▰▰ Perspektif investasi Jika kapitalisasi pasar Tether sebesar $1,7 miliar pada tahun 2018 adalah peluang seratus kali lipat, maka Lombard pada tahun 2025 mungkin berada pada titik awal yang sama. Tether memungkinkan dolar mengalir on-chain, dan yang ingin dilakukan Lombard adalah membuat Bitcoin bukan lagi hanya emas digital, tetapi aset produktif yang dapat menghasilkan bunga, beredar, dan menjadi jaminan di pasar modal. ▰▰▰▰▰ ringkasan Perbandingan keduanya mengungkapkan kesimpulan yang jelas: ※ Polanya sama: menerbitkan aset dan menangkap pendapatan ※ Paradigmanya berbeda: Tether/Circle mewakili Web2, dan Lombard mewakili Web3 Berinvestasi di $BARD seperti bertaruh pada Tether/Circle yang membayar dividen, tetapi objek tersebut ditukar dengan Bitcoin. Ini bukan hanya kelanjutan dari model bisnis, tetapi juga titik awal untuk pasar modal Bitcoin. Apakah akan ditokenisasi di masa depan, dan akankah perusahaan yang terdaftar membelinya sebagai cadangan? Ini bukan tidak mungkin 🤔 #KaitoYap @KaitoAI @JacobPPhillips @Lombard_Finance #Yap
Tampilkan Versi Asli
13,1 rb
174
Konten pada halaman ini disediakan oleh pihak ketiga. Kecuali dinyatakan lain, OKX bukanlah penulis artikel yang dikutip dan tidak mengklaim hak cipta atas materi tersebut. Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi dan tidak mewakili pandangan OKX. Konten ini tidak dimaksudkan sebagai dukungan dalam bentuk apa pun dan tidak dapat dianggap sebagai nasihat investasi atau ajakan untuk membeli atau menjual aset digital. Sejauh AI generatif digunakan untuk menyediakan ringkasan atau informasi lainnya, konten yang dihasilkan AI mungkin tidak akurat atau tidak konsisten. Silakan baca artikel yang terkait untuk informasi lebih lanjut. OKX tidak bertanggung jawab atas konten yang dihosting di situs pihak ketiga. Kepemilikan aset digital, termasuk stablecoin dan NFT, melibatkan risiko tinggi dan dapat berfluktuasi secara signifikan. Anda perlu mempertimbangkan dengan hati-hati apakah trading atau menyimpan aset digital sesuai untuk Anda dengan mempertimbangkan kondisi keuangan Anda.